BPBD Kota Blitar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar kembali melanjutkan penanganan dampak hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (1/10/2025). Sejumlah pohon tumbang dan dahan patah masih ditangani hingga Kamis (2/10/2025).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Blitar, Agus Suherli, mengatakan penanganan dilakukan sejak Kamis pagi dan masih berlanjut hingga siang hari. Petugas turun ke sejumlah titik lokasi terdampak untuk membersihkan material pohon yang patah maupun tumbang.
“Pada hari kedua, ada empat titik penanganan. Tiga titik sudah kami tangani sejak pagi, yaitu dahan pohon Tanjung patah di Jalan Sultan Agung, pohon Kayu Putih tumbang menimpa Bank Sampah Rahayu, dan dahan Trembesi patah menimpa pos kamling di Jalan Beliton. Siang harinya, kami menerima laporan tambahan, yaitu dahan pohon Angsana patah di Jalan Kalimantan,” ujar Agus, Kamis (2/10/2025).
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp2,5 juta, dengan rincian kerusakan Bank Sampah Rahayu sekitar Rp2 juta dan pos kamling sebesar Rp500 ribu. Sementara dua kejadian lainnya tidak menimbulkan kerugian.
“Seluruh titik sudah kami lakukan pemotongan dan pembersihan bersama tim gabungan. Untuk kejadian di Jalan Kalimantan, kami segera tindaklanjuti siang ini karena dahan Angsana yang patah membahayakan pengguna jalan,” jelas Agus.
BPBD Kota Blitar juga menyalurkan bantuan terpal untuk warga terdampak dan berkoordinasi dengan perangkat kelurahan setempat. Unsur yang terlibat dalam penanganan terdiri dari BPBD, DLH Kota Blitar, Agen Bencana Jawa Timur, dan warga sekitar.
Hingga Kamis sore, kondisi cuaca di Kota Blitar terpantau cerah berawan dan situasi kembali aman terkendali. Meski begitu, Agus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Kami imbau masyarakat lebih berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang. Jika menemukan pohon yang rawan tumbang atau kejadian serupa, segera laporkan melalui call center 112 atau kanal resmi BPBD Kota Blitar,” tegas Agus.
Laporan resmi Pusdalops BPBD Kota Blitar menyebutkan, penanganan dilakukan oleh petugas piket bersama tim lapangan. Seluruh titik terdampak kini sudah dibersihkan dan tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat.
Berita Populer
by Administrator | 18 Jul 2024
by Administrator | 12 Jan 2026
by Administrator | 25 Sep 2025
by Administrator | 23 Dec 2025
by Administrator | 01 Oct 2025
by Administrator | 29 Aug 2024