Angin Kencang Terjang Kota Blitar, Puluhan Pohon Tumbang dan Dahan Patah Ditangani Tim BPBD

Administrator 26 Jan 2026 1.5k Share
img-berita

BPBD Kota Blitar - Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Kota Blitar dalam beberapa hari terakhir memicu banyak kejadian pohon tumbang dan dahan patah di berbagai wilayah pada Sabtu (24/1/2026). BPBD Kota Blitar mencatat kejadian tersebar di tiga kecamatan, yaitu Sukorejo, Kepanjenkidul, dan Sananwetan, dengan dampak utama berupa gangguan akses jalan, jaringan utilitas, serta kerusakan ringan hingga sedang pada bangunan warga.

Laporan masuk secara bertahap melalui Call Center 112 Kota Blitar sejak sore hingga malam hari. Mayoritas kejadian terjadi di kawasan permukiman dan ruas jalan utama, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan apabila tidak segera ditangani.

Dampak di Kecamatan Sukorejo

Di wilayah Sukorejo, kejadian tercatat di Jalan Kerantil, Jalan Merdeka Barat, Jalan Bengawan Solo, serta Jalan Soka. Jenis kejadian meliputi dahan patah pohon waru dan kersen serta pohon tumbang jenis glodokan tiang dan kancrutan. Beberapa di antaranya menimpa kabel listrik dan menutup badan jalan, sehingga mengganggu mobilitas warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi tersebut memerlukan penanganan cepat karena berada di jalur aktivitas masyarakat.

Dampak di Kecamatan Kepanjenkidul

Wilayah Kepanjenkidul menjadi salah satu area dengan sebaran titik kejadian terbanyak. Peristiwa dilaporkan di Jalan Ciliwung, Jalan Kelud, Jalan Lawu, Jalan Cimandiri, Jalan Barito, Jalan Barito Selatan, hingga Jalan Veteran. Selain gangguan akses lalu lintas akibat dahan patah dan pohon tumbang, beberapa kejadian menimpa kabel listrik serta kabel telepon.

Di kawasan ini juga tercatat kerusakan ringan pada atap kios akibat tertimpa dahan serta kerusakan sedang pada atap green house warga. Total kerugian material di wilayah ini mencapai belasan juta rupiah. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam seluruh kejadian yang terjadi.

Dampak di Kecamatan Sananwetan

Di Kecamatan Sananwetan, kejadian tersebar di banyak ruas jalan, di antaranya Jalan Sultan Agung, Jalan Bunaken, Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Natuna, Jalan Ligitan, Jalan Halmahera, Jalan Ahmad Yani, serta Jalan Letda Markawi. Pohon tumbang yang dilaporkan beragam jenis, seperti jati, kepel, pete, sengon, sirsak, hingga matoa.

Dampak yang ditimbulkan meliputi penutupan total akses jalan, tertimpa kabel penerangan jalan umum, kerusakan tembok pembatas sepanjang beberapa meter, serta kerusakan ringan pada teras rumah warga. Di salah satu titik, pohon tumbang juga menimpa lahan persawahan. Kerugian material di wilayah ini tercatat mencapai jutaan rupiah.

Kejadian Lanjutan Malam Hari

Pada malam hari sekitar pukul 21.45 WIB, laporan kembali diterima terkait pohon tumbang berdiameter besar di Jalan Mastrip, Kecamatan Kepanjenkidul. Pohon waru dengan kondisi batang bagian bawah telah mengalami pelapukan tumbang menimpa kabel listrik dan menutup akses jalan secara total. Dampaknya, aliran listrik di sebagian wilayah Kepanjenkidul sempat mengalami pemadaman.

Penanganan Terpadu

Menindaklanjuti seluruh laporan tersebut, BPBD Kota Blitar mengerahkan personel untuk melakukan asesmen, pemotongan, dan pembersihan material pohon di seluruh titik kejadian. Penanganan dilakukan secara terpadu bersama DLH Kota Blitar, Polres Blitar Kota, perangkat kelurahan, Bhabinsa, serta Agen Bencana Jawa Timur Wilayah Kota Blitar.

Di sejumlah lokasi dilakukan pengalihan arus lalu lintas sementara untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, khususnya di area yang terdampak kabel listrik melintang. Pemasangan terpal juga dilakukan di titik yang mengalami kerusakan bangunan sebagai langkah penanganan darurat awal.

Hingga laporan disampaikan, cuaca di Kota Blitar terpantau cerah berawan dan situasi secara umum dalam keadaan aman dan terkendali. Seluruh kejadian tidak menimbulkan korban jiwa.

BPBD Kota Blitar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode angin kencang, tidak berteduh di bawah pohon besar saat cuaca buruk, serta segera melaporkan potensi bahaya melalui layanan darurat agar dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi. (viq)

Berita Populer

Apa itu Bediding?

by Administrator | 18 Jul 2024

Permendagri 18 Tahun 2025: Perubahan Pera..

by Administrator | 12 Jan 2026

Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi?..

by Administrator | 25 Sep 2025

Sudah Tahu Risiko Bencana di Sekitar Anda..

by Administrator | 23 Dec 2025

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, 8 Poh..

by Administrator | 01 Oct 2025

Tepat Sasaran Bansosnya, Sejahtera Rakyat..

by Administrator | 29 Aug 2024