Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Kota Blitar Siagakan Personel serta Armada

Administrator 04 Nov 2026 5x Share
img-berita

BPBD Kota Blitar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar menyiagakan personel gabungan dan armada khusus untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi. Langkah cepat ini diambil guna menghadapi ancaman cuaca ekstrem menyusul meningkatnya intensitas hujan di wilayah setempat.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan digelarnya Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026 di halaman Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar, Rabu (4/11). Apel ini dipimpin langsung Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Apel kali ini melibatkan ratusan personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polres Blitar Kota, Kodim 0808 Blitar, Yon TP 533/SBP, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, BPBD Kota dan Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, PLN, RAPI, ORARI, Senkom, Saka Bhayangkara, Pramuka hingga relawan tanggap bencana. Kehadiran berbagai instansi ini memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengamankan wilayah dari ancaman banjir dan longsor.

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan pimpinan apel, tercatat sebanyak 672 kejadian bencana melanda Jatim sepanjang 2026. Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa serta kerugian material yang menuntut perhatian serius seluruh pemangku kepentingan.

Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa musim hujan tahun ini berpotensi memicu cuaca ekstrem. Kondisi tersebut mendesak daerah untuk memperketat pemetaan wilayah rawan bencana sejak dini.

Pemerintah daerah melalui BPBD juga memastikan seluruh armada dan sarana pendukung dalam kondisi siap operasional. Pengecekan kendaraan taktis dan alat evakuasi dilakukan langsung usai apel untuk memastikan respons cepat di lapangan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan perlindungan maksimal bagi warga terdampak. Sinergi yang kuat antarinstansi menjadi kunci utama keselamatan publik.

"Negara harus hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi untuk meminimalkan dampak bencana," tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh personel agar mengedepankan misi kemanusiaan tanpa memandang ego sektoral saat bertugas. Profesionalisme dan kecepatan bertindak menjadi prioritas dalam penanganan darurat.

"Jadilah petugas yang senantiasa membawa manfaat bagi sesama. Sebab, nilai pengabdian bukan hanya tentang seberapa besar yang kita lakukan, tetapi seberapa berarti kehadiran kita bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Kapolres.

Berita Populer

Kebakaran Lahan Terjadi di Area TPU Blumb..

by Administrator | 15 Sep 2026

BPBD Kota Blitar Distribusikan 7.200 Lite..

by Administrator | 29 Oct 2026

Pohon Flamboyan Berdiameter 80 Cm Tumbang..

by Administrator | 29 Oct 2026

Pohon Mangga Tumbang di Sananwetan, Akses..

by Administrator | 29 Oct 2026

Drainase Tertutup Jembatan Sementara, Ban..

by Administrator | 29 Oct 2026

Dahan Pohon Karsen Patah, Sebagian Jalan ..

by Administrator | 29 Oct 2026